RSS

Monumen Nasional Sebagai Tempat Bersejarah

25 Des

Jakarta sebagai ibu kota Negara Indonesia merupakan tempat yang banyak penduduknya.  Disamping itu juga jakarta memiliki banyak tempat objek wisata. Salah satu yang kami kunjungi dalam rangka Studi Tour atau KKL ke Jakarta yaitu Monumen Nasional atau Monas. Monumen Nasional yang memiliki ketinggian 132 meter ini dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan. Dari tempat parkiran kami harus berjalan kaki cukup jauh menuju Pelataran Puncak Monas. Pada halaman luar monas dikelilingi taman yang indah.

Kami mengelilingi tugu monas untuk menuju pintu masuk yang berada pada lorong. Pintu masuk melalui terowongan yang berada 3 meter di bawah taman dan jalan silang Monas inilah pintu masuk pengunjung menuju tugu Monas. Loket tiket berada di ujung terowongan. Ketika pengunjung naik kembali ke permukaan tanah di sisi utara Monas, pengunjung dapat melanjutkan berkeliling melihat relief sejarah perjuangan yang berbentuk relief timbul yang menggambarkan perjuangan dijaman dahulu.

Dari tempat penjualan tiket ini, kita masuk menuju ruang museum sejarah Indonesia yang terletak di bawah tanah. Di museum ini kita dapat melihat sejarah Indonesia, mulai zaman pra sejarah, zaman penjajahan dan zaman kemerdekaan dan pembangunan. Semua yang ditampilkan berupa diaroma, yaitu seperti keadaan aslinya dilengkapi dengan patung-patung kecil. Ada 48 diaroma yang dapat dilihat di sana. Salah satunya yang menggambarkan kejadian proklamasi, ditampilkan berupa patung-patung kecil yang memperlihatkan suasana proklamasi. Menarik sekali, bisa sambil menambah wawasan dan cinta tanah air bagi kami semua.

Langsung naik ke tengah menuju ruang kemerdekaan atau lift menuju pelataran puncak monumen. Naik ke puncak Monas kami harus antri kurang lebih setengah jam. Ternyata waktu 1/2 jam termasuk yang sangat singkat, karena ternyata kalau di hari liburan sekolah atau hari lebaran, bisa antri sampai 4 jam. Dari ketinggian 132 m kita dapat melihat kota Jakarta. Juga disedikan teropong untuk melihat lebih jelas gedung-gedung di sekeliling Monas. Akan tetapi kami tidak jadi naik dikarenakan antrian sangat banyak, sehingga kami putuskan untuk kembali kebawah untuk menikmati keindahaan lainnya. Setelah puas menikmati kehindahaan Monas, kami kembali ke parkiran untuk melanjutkan perjalanan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 25, 2011 in TUGAS LAPORAN KKL

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: